“Jangan mengerjakan sesuatu dengan setengah hati, karena hasil yang akan kamu dapatkan pun akan menjadi setengahnya.”

Sabtu, 26 Agustus 2017




METODE NUMERIK
SISTEM PERSAMAAN NON LINIER




F(X) = 2X3 - 2X2 - 4X - 5
Selang : X = 1 sampai X = 3

                            NAMA                                          :  ALVIO YUNITA PUTRI 
                            NIM                                              :  03041181520031
                            ANGKATAN                                :  2015
                            TANGGAL                                  : 23 FEBRUARI 2017



JURUSAN TEKNIK ELEKTRO
FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS SRIWIJAYA
KAMPUS INDRALAYA
2016/2017




BAB 1
 PENDAHULUAN
Pada sistem persamaan non linier untuk menyelesaikan sebuah perhitungan di Matematika, ada enam jenis cara atau metode-metode yang dapat dilakukan, yaitu dengan menggunakan Metode Grafik, Metode Tabulasi, Metode Biseksi / bagi dua, Metode Regula Falsi, Metode Newton Raphson, dan Metode Sectan. Pada paper ini, terdapat suatu persamaan non linier yang akan dikerjakan dengan menggunakan Metode Biseksi / bagi dua, Metode Regula Falsi, dan Metode Newton Raphson. Metode biseksi merupakan salah satu metode tertutup untuk mentukan solusi akar dari persamaan non linear atau disebut juga metode pembagian Interval atau metode yang digunakan untuk mencari akar-akar persamaan nonlinear melalui proses iterasi. Metode regula falsi atau metode posisi palsu merupakan salah satu solusi pencarian akar dalam penyelesaian persamaan-persamaan non linier melaui proses iterasi (pengulangan). Sedangkan, Metode Newton-Raphson adalah metode pencarian akar suatu fungsi f(x) dengan pendekatan satu titik, dimana fungsi f(x) mempunyai turunan. Metode ini dianggap lebih mudah dari Metode Bagi-Dua (Bisection Method) karena metode ini menggunakan pendekatan satu titik sebagai titik awal. Semakin dekat titik awal yang kita pilih dengan akar sebenarnya, maka semakin cepat konvergen ke akarnya.










BAB 2
DASAR TEORI
Tiga metode yang dipakai untuk menyelesaikan persamaan non linear kali ini adalah Metode Biseksi / bagi dua, Metode Regula Falsi, dan Metode Newton Raphson.
 



BAB 3
ANALISIS DAN PEMBAHASAN

          Soalnya adalah F(X) = 2X3 - 2X2 - 4X – 5, dengan selang : X = 1 sampai X = 3, Toleransi error (ε) = 0,01 atau minimal 10 iterasi.
Langkah pertama yang harus dilakukan adalah dengan membuat grafik pada fungsi persamaan diatas.
Untuk membuat grafiknya, masukan nilai X ke persamaan F(X) dengan X nilainya acak dan bebas.
X
F(X) = 2X3-2X2-4X-5
-3
-65
-2
-21
-1
-5
0
-5
1
-9
2
-5
3
19

Setelah di dapatkan nilai dari fungsi F(X), maka dapat dibuat grafiknya :
Pada suatu persamaan F(X) ini yang akan dicari adalah nilai akarnya(Xc) pada lingkaran yang berwarna merah diantara X = 1 sampai X = 3.
1.      Metode Biseksi / bagi dua
Langkah-langkah yang harus dilakukan pada Metode Biseksi / bagi dua adalah :
-          Langkah pertama yang harus dilakukan adalah menentukan dua selang yang akan digunakan untuk mendapatkan potongan tengahnya,  pada soal telah diberi pendekatan yaitu selangnya berada pada Xa = 1 sampai Xb = 3.
-          Sehingga untuk mendapatkan nilai tengah pada suatu persamaan F(X), maka gunakan rumus seperti pada dasar teori.
            
-          Setelah didapatkan nilai Xa, Xb, dan Xc kemudian masukan ke dalam
Persamaan F(X).
F(X) = 2X3 - 2X2 - 4X – 5
-          F(Xa) = 2(Xa)3 - 2(Xa)2 – 4(Xa) – 5
F(1) = 2(1)3 - 2(1)2 – 4(1) – 5
F(1) = 2 – 2 – 4 -5 = -9
-          F(Xb) = 2(Xb)3 - 2(Xb)2 – 4(Xb) – 5
F(3) = 2(3)3 - 2(3)2 – 4(3) – 5
F(3) = 2(27) – 2(9) – 12 - 5
F(3) = 54 – 18 – 12 – 5 = 19
-          F(Xc) = 2(Xc)3 - 2(Xc)2 – 4(Xc) – 5
F(2) = 2(2)3 - 2(2)2 – 4(2) – 5
F(2) = 2(8) – 2(4) – 8 - 5
F(2) = 16 – 8 - 8 -5 = -5

-          Sehingga didapatkan fungsi dari F(Xa), F(Xb), dan F(Xc) dan kemudian dimasukkan ke dalam Tabel 1.1 Metode Biseksi

-          Untuk iterasi kedua dan selanjutnya maka bandingkan nilai F(Xc) dengan nilai F(Xa) dan F(Xb), apabila nilai F(Xc) bertanda positif maka carilah nilai F(Xa) atau F(Xb) yang bertanda negatif, begitu juga sebaliknya.

-          Setelah dibandingkan, Masukan lagi nilai Xc dengan nilai Xa atau Xb, kemudian masukkan ke dalam rumus Xc lagi dan lakukan berulang-ulang sampai nilai F(Xc) mendekati angka nol (0) atau memenuhi angka toleransi errornya (ε) yaitu 0,01.
Bila disajikan dalam tabel, maka hasil perhitungan dengan Metode Biseksi / bagi dua dengan beberapa kali iterasi adalah sebagai berikut :
i
Xa
Xb
Xc
F(Xa)
F(Xb)
F(Xc)
Error(%)
0
1
3
2
-9
19
-5
-
1
2
3
2.5
-5
19
3.75
20
2
2
2.5
2.25
-5
3.75
-1.34375
11.11111
3
2.25
2.5
2.375
-1.3438
3.75
1.01172
5.263158
4
2.25
2.375
2.313
-1.3438
1.0117
-0.2124
2.702703
5
2.31
2.375
2.344
-0.2124
1.0117
0.38788
1.333333
6
2.31
2.344
2.328
-0.2124
0.3879
0.08482
0.671141
7
2.31
2.328
2.32
-0.2124
0.0848
-0.06452
0.3367
8
2.33
2.32
2.324
0.08482
-0.065
0.00997
0.168067
9
2.32
2.324
2.322
-0.0645
0.01
-0.02732
0.084104
10
2.32
2.324
2.323
-0.0273
0.01
-0.00869
0.042034
Tabel 1.1 Metode Biseksi / bagi dua
Berdasarkan pada tabel diatas (Tabel 1.1), telah dilakukan iterasi sebanyak 10 kali.
Pada iterasi ke-8 saat Xa = 2,33; Xb = 2,32 dan Xc = 2,324 nilai F(Xc) telah memenuhi toleransi errornya (ε) yaitu 0,00997 karena 0,00997 < 0,01. Jadi, untuk metode biseksi ini pada iterasi ke-8, iterasi dapat dihentikan (stop). Tetapi, apabila nilai F(Xc) masih kurang cukup lakukan iterasi lagi sampai nilainya sangat mendekati nol (0).
Sehingga, akar dari persamaan F(X) = 2X3 - 2X2 - 4X – 5 dengan menggunakan Metode Biseksi / bagi dua adalah Xc = 2,324 dengan F(Xc) = 0,00997.
Kelebihan menggunakan Metode Biseksi / bagi dua adalah untuk mendapatkan akarnya sangatlah mudah hanya menggunakan rumus Xc yaitu nilai Xa ditambah Xb kemudian dibagi 2 dan kemungkinan kesalahan dalam perhitungan relatif lebih kecil karena rumus yang digunakan tidak susah.
Kelemahan menggunakan Metode Biseksi / bagi dua adalah untuk mendapatkan akar-akar yang sesuai dengan toleransi errornya (ε) membutuhkan iterasi yang banyak dan sangat lambat.


2.      Metode Regula Falsi
Langkah-langkah yang harus dilakukan pada Metode Regula Falsi adalah :
-          Langkah pertama yang harus dilakukan adalah menentukan dua selang yang akan digunakan untuk mendapatkan potongan tengahnya,  pada soal telah diberi pendekatan yaitu selangnya berada pada Xa = 1 sampai Xb = 3.
-          Kemudian masukkan nilai Xa =1 dan Xb = 3 ke persamaan F(X) Setelah didapatkan nilai Xa, Xb, dan Xc kemudian masukan ke dalam Persamaan F(X).
F(X) = 2X3 - 2X2 - 4X – 5
F(Xa) = 2(Xa)3 - 2(Xa)2 – 4(Xa) – 5
F(1) = 2(1)3 - 2(1)2 – 4(1) – 5
F(1) = 2 – 2 – 4 -5 = -9
F(Xb) = 2(Xb)3 - 2(Xb)2 – 4(Xb) – 5
F(3) = 2(3)3 - 2(3)2 – 4(3) – 5
F(3) = 2(27) – 2(9) – 12 - 5
F(3) = 54 – 18 – 12 – 5 = 19

-          Setelah itu, Masukkan nilai Xa, Xb, F(Xa) dan F(Xb) ke dalam rumus Xc yaitu :
            

-          Nilai Xc telah didapat yaitu Xc = 1,643 maka masukan nilai Xc= 1,643  ke dalam Persamaan F(X).
F(X) = 2X3 - 2X2 - 4X – 5
F(Xc) = 2(Xc)3 - 2(Xc)2 – 4(Xc) – 5
F(1,643) = 2(1,643)3 - 2(1,643)2 – 4(1,643) – 5
F(1,643) = 2(4,435) – 2(2,699) – 4(1,643) -5
F(1,643) = 8,870 – 5,398 – 6,572 – 5 =  -8,101
-          Sehingga didapatkan fungsi dari F(Xa), F(Xb), dan F(Xc) dan kemudian dimasukkan ke dalam Tabel 1.2 Metode Regula Falsi.
-          Untuk iterasi kedua dan selanjutnya maka bandingkan nilai F(Xc) dengan nilai F(Xa) dan F(Xb), apabila nilai F(Xc) bertanda positif maka carilah nilai F(Xa) atau F(Xb) yang bertanda negatif, begitu juga sebaliknya.
-          Setelah dibandingkan, Masukan lagi nilai Xc dengan nilai Xa atau Xb, kemudian masukkan ke dalam rumus Xc lagi dan lakukan berulang-ulang sampai nilai F(Xc) mendekati angka nol (0) atau memenuhi angka toleransi errornya (ε) yaitu 0,01.
Bila disajikan dalam tabel, maka hasil perhitungan dengan Metode Regula Falsi dengan beberapa kali iterasi adalah sebagai berikut :
i
Xa
Xb
Xc
f(Xa)
f(Xb)
f(Xc)
Error(%)
0
1
3
1.642857
-9
19
-8.10131
-
1
1.64
3
2.048544
-8.101
19
-4.39368
19.803656
2
2.05
3
2.227241
-4.394
19
-1.73325
8.0232738
3
2.23
3
2.291842
-1.733
19
-0.59646
2.8187246
4
2.29
3
2.313397
-0.596
19
-0.19551
0.9317219
5
2.31
3
2.32039
-0.196
19
-0.06305
0.3013745
6
2.32
3
2.322638
-0.063
19
-0.02023
0.0967843
7
2.32
3
2.323358
-0.02
19
-0.00648
0.0310094
Tabel 1.2 Metode Regula Falsi.

Berdasarkan pada tabel diatas (Tabel 1.2), telah dilakukan iterasi sebanyak 7 kali.
Pada iterasi ke-7 saat Xa = 2,32; Xb = 3 dan Xc = 2,323358 nilai F(Xc) telah memenuhi toleransi errornya (ε) yaitu 0,00648 karena 0,00648 < 0,01. Jadi, untuk metode regula falsi ini pada iterasi ke-7 iterasi dapat dihentikan (stop).
Sehingga, akar dari persamaan F(X) = 2X3 - 2X2 - 4X – 5 dengan menggunakan metode regula falsi adalah Xc = 2,323358.
Kelebihan menggunakan Regula Falsi adalah untuk mendapatkan akarnya lebih cepat dari pada metode biseksi / bagi dua, sehingga untuk mendapatkan akar-akar yang sesuai dengan toleransi errornya (ε) tidak membutuhkan iterasi yang banyak dan berulang-ulang.
Kelemahan menggunakan regula adalah dengan menggunakan rumus Xc sangat rumit sehingga peluang kesalahan dalam perhitungan akan semakin banyak.

3.      Metode Newton Raphson
Langkah-langkah yang harus dilakukan pada Metode Regula Falsi adalah :
-          Langkah pertama yang harus dilakukan adalah menentukan nilai titik taksiran Xa yang akan digunakan sebagai taksiran awal. Berdasarkan grafik pada dasar teori, nilai titik taksiran (Xa) yang akan digunakan misalnya Xa = 2.
-          Kemudian, Carilah turunan fungsi dari F(X).
F(X) = 2X3 - 2X2 - 4X – 5
F’(X) = 6X2 – 4X – 4
-          Setelah diturunkan, masukkan nilai Xa = 2 ke Fungsi F(X) dan ke Turunan Fungsi F’(X).
-          F(Xa) = 2(Xa)3 - 2(Xa)2 – 4(Xa) – 5
F(2) = 2(2)3 - 2(2)2 – 4(2) – 5
F(2) = 2(8) – 2(4) – 8 - 5
F(2) = 16 – 8 - 8 -5 = -5
-          F’(X) = 6X2 – 4X – 4
F’(2) = 6(2)2 – 4(2) – 4
F’(2) = 6(4) – 4(2) – 4
F’(2) = 24 – 8 – 4 = 12

-          Sehingga didapatkan nilai Xa, F(X) , dan F’(X). Kemudian, hitunglah titik taksiran yang baru (Xa+1) dengan rumus :
                 
-          Setelah didapatkan nilai titik taksiran yang baru (Xa+1), Masukanlah kedalam Tabel 1.3 Metode Newton Raphson.
-          Pada Metode Newton Raphson tidak perlu lagi membandingkan fungsi F(X) dengan fungsi lainnya. Langsung dapat terlihat ketika nilai F(Xa) sudah mendekati angka nol (0) atau memenuhi angka toleransi errornya (ε) yaitu 0,01.

Bila disajikan dalam tabel, maka hasil perhitungan dengan Metode Newton Raphson dengan beberapa kali iterasi adalah sebagai berikut :
i
Xa
Xa+1
f(Xa)
f'(Xa)
Error(%)
0
2
2.417
-5
12
-
1
2.417
2.329
1.8808
21.375
3.640967041
2
2.329
2.324
0.0954
19.222
0.213166205
3
2.324
2.324
0.0003
19.103
0.000664018
Tabel 1.3 Metode Newton Raphson.
Berdasarkan pada tabel diatas (Tabel 1.3), hanya dilakukan iterasi sebanyak 3 kali.
Pada iterasi ke-3 saat Xa = 2,324; nilai F(Xa) telah memenuhi toleransi errornya (ε) yaitu 0,0003 karena 0,0003 < 0,01. Jadi, untuk Metode Newton Raphson ini pada iterasi ke-3 iterasi dapat dihentikan (stop).
Sehingga, akar dari persamaan F(X) = 2X3 - 2X2 - 4X – 5 dengan menggunakan Metode Newton Raphson adalah Xa = 2,324 dengan F(Xa) = 0,003.
Kelebihan menggunakan Metode Newton Raphson adalah untuk mendapatkan akarnya sangat cepat dari pada Metode Biseksi / bagi dua maupun Metode Regula Falsi, sehingga untuk mendapatkan akar-akar yang sesuai dengan toleransi errornya (ε) tidak membutuhkan iterasi yang banyak dan berulang-ulang, selain itu rumus yang digunakan pada Metode Newton Raphson tidak rumit, hanya menggunakan turunan dari suatu fungsi persamaan F(X), Nilai pada fungsi persamaan F(X) juga mendapatkan nilai yang mendekati sempurna karena hampir mendekati angka nol (0).
Kelemahan menggunakan Metode Newton Raphson adalah apabila suatu fungsi persamaan F(X) sulit untuk diturunkan maka akan sulit masuk ke dalam perhitungan rumusnya.
Jadi, tidak semua fungsi F(X) dapat menggunakan Metode Newton Raphson.







BAB 4
KESIMPULAN

Dari ketiga metode diatas, Dapat diambil kesimpulan bahwa Metode yang paling mudah digunakan dan kesalahan perhitungannya relatif kecil adalah Metode Biseksi / bagi dua. Tetapi, Metode yang paling cepat untuk mendapatkan akar-akar pada suatu fungsi persamaan F(X) adalah Metode Newton Raphson. Untuk mendapatkan nilai F(X) yang hampir mendekati angka nol (0) maka gunakan Metode Newton Raphson.
Dari ketiga metode ini, Saya paling menyukai Metode Biseksi / bagi dua, walaupun harus melakukan iterasi yang berulang-ulang untuk mendapatkan nilai F(X)nya, tetapi kesalahan yang akan didapat relatif kecil dan juga Metode Biseksi / bagi dua merupakan metode yang paling simple dan kita tidak akan pernah lupa rumus serta langkah-langkah yang akan dilakukan.



DAFTAR PUSTAKA

Adipradana, Wirawan. 2017. Sistem Persamaan Non Linear. [powerpoint slide].
Indarti, Dina. 2017. Persamaan Non Linier. https://www.dina_indarti.staff.gunadarma.ac.id/     
         Downloads/files/ 28386/ Persamaan+Non-Linier.pdf. (Diakses pada tanggal 21 Februari 2017).
Said, Fairuzel. 2010. Persamaan Non Linier. https://fairuzelsaid.wordpress.com/2010/11/03/  
       sistem-persamaan-non-linier-menggunakan-metode-biseksi/. (Diakses pada tanggal 22   
        Februari 2017).




PLC (Programmable Logic Control)



PLC (Programmable Logic Control) digantikan dengan relay karena dengan menggunakan program PLC maka akan lebih sederhana, efektif, lebih praktis dan tidak kompleks. PLC merupakan suatu fungsi logika yang diatur berdasarkan input dan output. 
Pada Input PLC ada 2 macam, yaitu : NO dan NC. 
NO(Normally Open) merupakan suatu keadaan dari Mati (0) ke suatu keadaan Hidup (1). 
Sedangkan, NC(Normally Close) merupakan suatu keadaan dari Hidup (1) ke suatu keadaan mati (0). Program PLC yang digunakan pada praktikum ini adalah TwidoSuite. 
Bahasa program pada TwidoSuite adalah Ladder Diagram sehingga baik input, output, dan fungsi-fungsi lainnya harus diawali dengan tanda persentase (%). 
Input pada program TwidoSuite ditulis dengan (%I0.0 , ... %I0.n) sedangkan output pada program TwidoSuite ditulis dengan (%Q0.0 , ... %Q0.n). 
Pada praktikum PLC, kami menggunakan 2 input dan 6 output dimana saat Input 1 ditekan maka hanya output 1, 3 dan 5 yang hidup(1) dan sisanya yaitu output 2, 4 dan 6 akan mati (0). 
Agar output 2, 4 dan 6 mati (0) maka gunakan NC(Normally Close) untuk menutup aliran arus dari Input 1. 
Kemudian saat Input 2 ditekan maka hanya output 2, 4 dan 6 yang hidup(1) dan sisanya yaitu output 1, 3 dan 5 akan mati (0). Agar output 1, 3 dan 5 mati (0) maka gunakan NC(Normally Close) untuk menutup aliran arus dari Input 2. 
Selain itu, rangkaian yang dibuat merupakan rangkaian holding yang berarti menahan arus yang masuk dari Inputnya. 
Terdapat juga timer dan counter, dimana timer ini digunakan pada saat untuk menghitung seberapa lama output akan mati (0) ataupun output akan hidup (1) perhitungan pada timer dapat diatur sesuai dengan apa yang kita inginkan. 
Sedangkan counter digunakan sebagai penghitung yang akan mengatur NO menjadi NC setelah penghitungan tertentu sesuai dengan apa yang kita inginkan.  

Sabtu, 29 April 2017

MABA TEKNIK ELEKTRO UNSRI 2017

Assalamu'alaikum wr.wb <3

Selamattt yaa buat adik-adik yang keterima SNMPTN Teknik Elektro Universitas Sriwijaya *___*
Buat yang belum keterima kalian tetep semangat buat ikut SBMPTN dan USM nya yaaa!!!

Supaya kalian gak ketinggalan info-info lainnyaa ->
Jangan lupa untuk menambahkan akun media sosial lainnya yaa〓〓

♦Instagram :
@HME_UNSRI
@Pk2elektro2017

♦line official :
@blo0154c

♦twitter :
@HME_UNSRI

 ♦ CP Kakaknya : 
Line : PIONAAAH
Instagram @alvioyunita


 ♦ FACEBOOK : 
https://www.facebook.com/groups/460969567584083/?ref=br_rs (CAMABA UNSRI 2017)
https://www.facebook.com/groups/1454651931222445/ (PK2 TEKNIK ELEKTRO UNSRI 2017)

Ajak temen-temen kalian lainnya yang masuk Teknik Elektro UNSRI 2017 yaaaa ;]
see you on top!!!!!



〓〓〓〓〓〓〓〓
#elektrounsri2017
#elektrounsri
#mabaelektro
#mabaunsri2017
#hmeunsri
#elektroweareone

Sabtu, 15 April 2017

INAGURASI TEKNIK ELEKTRO 2016 UNSRI

Tema : HME's SQUAD wkwk :p
Hari/Tanggal/Jam : Sabtu/15 April 2016/.08:00 sd 14:00
Tempat : Gedung Graha 66
Dresscode : Black or Red!

mau cerita dikit yaaa..
jadi yang ngadain inagurasi ini adik-adik angkatan 2016.
makasih ya buat adik-adik semuanya! <3
waktu cepat berlalu yah~
tahun kemarin kami angkatan 2015 yang jadi panitinaya hehhe....
:
ini foto aku yaaa :))


Kamis, 01 Desember 2016

Selamat UAS SEMESTER 3😁😁

holaaaaa bloggerrrrrr!!!!!
syudah lama gak ketemuuu yaahhh
yoiiii semester 3 makin sibukk, praktikum makin menjadi-jadi :))
disini aku mau cerita dikit deh
kan ini lagi minggu tenang jd seminggu aku gak ke kampus indralayaaa...
tapi hari ini aku lagi di perpusss soalnya katanya mau belajar di perpus...
tapi kenyataannyaaaaq,
malah nonton denger lagu dan akhirnya buka ini bloggerr😍

semangat menempuh uas ya buat semuanya!!! semoga nilai uasnya maksimal ,
dan IPKnyaaa meningkaatt wusssss😁
doain akuu yaaa smoga IPK kuu ningkat dan IPnyaaa diatas 3😋
akuu gak mau males malesaan kayak semsterbkemarin huhuhuhuh😓😓

Selasa, 14 Juni 2016

Dunia kedua ku!




-part 1 (Komputer, apa itu?!)

Tahun 2005-2006, yaitu 9 tahun yang lalu, mungkin umurku masih 8 tahun yaitu kelas 4 SD haha. Tahun itu awal mulanya aku kenal yang namanya komputer karena om aku menerima jasa ketikan dan bisa ngeprint. Yang kami mainkan waktu itu hanyalah game yang ada di komputer. Yaa seperti kartu, bomb it, pinball, packman, dll yang favorite sih bommb it itu XD
Seru sih hehee.omku pun mulai memasang jaringan internet dengan menggunakan modem. Disini permainan yang aku mainkan itu di www.gamesonline.com atau semacam itu lah wkwkwk
Pokonya main barbie yang dibajuin, dan yang lain-lain lah hahahah

Tahun  2007, nah disini kami pun kenal dengan MRCI itu semacam chat-chatan dengan nama yg bisa kita sesuaikan, kalau aku dulu sih sering pake nama “cwe_cutes” hahah gitu. Pokoknya serulah bisa chat” sm orang”. Di tahun ini juga aku mengenal yang namanya “friendster atau fs, untuk mencari teman di FS aku promosi lewat MRCI jahahaa. Waktu itu aku belum mengenal yang namanya kamera, dll. Jadi aku makek foto arti, artis “nikita willy” wkwkw piss. Pokoknya aku seneng bgt ngedit fs itu makek kode-kode HTML, jadi bisa tabnya itu bergerak-gerak, backgroundnya berubah-ubah, terus tabnya juga kayak ngelagg gitu, ada tulisan yang berjalan-jalan, bisa keluar lagu, bisa comment, upload foto, juga buat fanspage gitu juga sihh.. dan di FS ini juga aku pacaran sama orang yaa walaupun aku jg mke foto palsu hahalol. Nama aku dulu“Vie-vie apa gitulah-“. Ohiyaa di tahun ini juga aku udah daftar yahoo, dan juga Yman!! :D  di YM sih seru bisa chat-chat juga, terus ada stiker”nya, bisa telfnan juga.. Pokoknya masa-masa ini MRCI, FS, dan YM lagi booming bgt!

Tahun 2008, di tahun ini aku baru daftar facebook. Dari FS aku beralih ke FB tetep make foto orang, dan ternyata orang itu marah-marah hahahalol. Yaudah fix aku ganti foto yang lain. Tapi, awalnya menurut aku FB ga seseru FS, FB itu lebih menoton aja.. Tapi tetep aku mainin sih :D
Ohiya, om aku juga buat warnet disini jadinya aku bs on terus hahaa. Di fb ada permainannya juga, permainan yang aku main dulu poker dan pet society. Tau kan pet society? Pokoknya masa-masa ini aku mainnya bener-bener sayang-sayang bgt hahaha, padahal lvlnya udah tinggi eh fb aku malah kebanned sumpah galauu hahaa, terus buat fb lg dan main lg XD aku mainnya sama adik dan sepupu.
ohhiyaaa gara-gara aku make foto cantik or glain jd ada orang kaya di pet nih dia ngasih fb nya ke kamii terus dia bilang ambil ajaa. Yaudah aku ambil semuanya mana coinnya jg bnyk XD Disini lvl aku udah tinggi eh malah dihack-_- barang-barang yang udh aku kumpulin malah ilang semua><”

Tahun 2009-2010  ini aku baru masuk kelas 7 smp. Masa-masa smp ku cuman bermain warnet, main game, gak belajar sama sekali entahlah MTK pun aku gak ngerti sama sekali, bapaknya  ngmng apa jg aku gaktau wkwkwkw, disini game yang aku suka mainin tetep pet society, ninja saga, yang kucing-kucing itu nohh, sama aquarium._.v, dan juga temen-temen aku udh ada FB semua jadi enaklah saling commentan. Mungkin pet society aku jg udh kaya dan bnyk barang langka, jadi aku masuk ke MILIDEAL PET SOCIETY nah pkoknya isi group ini adalah orang-orang yang suka main pet society. Disini juga bisa jual/beli, jadi barang-barang aku jualin ke group ini. Laku kerasss coy wkkw aku jualnya pake pulsa, sampe-sampe pulsa waktu itu pernah sampe 200rban ahah, tapi percuma aja ga ada yg sms #hm baper.
Disini banyak temen-temen baruuu :D
Mungkin di dunia nyata aku terlihat aneh, penyendiri(?), sibuk sm urusanku aja. Tapi, aku tetep sekolah kok walaupun ngegame mulu-w-“ wlaupun sekolah tu masuk=masuk aja ga ada pelajaran yang nyangkut wkwkw!! Ohiyaaa aku jg main ayodance niiii><

Tahun 2011, di pet society aku orang yang kaya laahh, aku bs dapetin apa aja yang aku mau, dan aku pun beralih ke AMEBA PICO VIRTUAL WORD. Game ini seru, online juga. Bisa chat” secara online. Pulsa yang aku kumpulin tadi aku beliin Ameba Gold hehe jd aku jg keliatan kaya dsni wkwkwk. Lvlnya jg udh nyelesain misi 53/_\ disini aku jg ada couple lohh hahaha, ga usah disebutin yhaa soalnya banyak #jahaD. Kalau pet sih masihh main tapi jarangggg.... ohh iyaa disini juga awal mulanya aku main PB, beli kartulah dll hahaha.
Yaa gimana aku kan Operator warnetnya B)
banyak dlunya kakak yg aku ajak main jiahahah masih bocah sih-_-
tapi, ga terlalu lama aku maen pb absnya bkin pusing hhaalol. Jadi tetep asik main pico. :*

Tahun 2012 eleeh aku udh kelas 9 smp dan mau UN ah bodoamat hahaha aku ttp main sampe” aku dpt rank 32 dr 37 siswa, yaaaakk ampir rank terakhir di sekolah. Aku tetap main pico, dan aku udah ikut banyak clan disini. Duh aku lupa clannya apa aja-_-
Aku juga master cheat loh hahaa kalo ada yg mau mnta cheat sm akubs ajaa kyk joki gitu nohhh..
Cheat buat dptin casino, maen kartu, dll duh pkoknya game yg bkin kangenin ini, bkn couplenya yaaaaa.. Kalo skrng kykny mirip lost saga ><akujga main the sims XD


 mungkin ini dulu ya part 1 nya haha
bonus foto :
ameba pigg qq


masih newbie

lumayan ni


gengster wkwkw





pacalaan *plakk

















Bonus:
Noh muka gue dulu yg depan!! kek cowok kan jiahaha