“Jangan mengerjakan sesuatu dengan setengah hati, karena hasil yang akan kamu dapatkan pun akan menjadi setengahnya.”

Digital clock - DWR

Jumat, 17 April 2015

Cinta Berkhianat

Sangat benar jika orang selalu berkata, "Bila kamu ingin membuka hatimu, itu berarti kamu juga ingin merasakan sakitnya hatimu."

Saat aku benar-benar mencintai seseorang dengan tulus hatiku, aku setia kepadanya, aku menjaga hatiku untuknya, aku menolak orang lain demi dirinya, aku sangat mencintainya, tapi ternyata dia tidak.

Dia membiarkanku termakan oleh harapan dan janji palsunya.
saat itu, detik itu, menit itu, aku tidak ingin mendengarkan kata-kata itu.
tapi, kata-kata itu selalu terdengar di telingaku.
dia tidak mencintaiku lagi, dia tidak menyayangiku lagi, dia tidak mengharapkan aku untuk berada di sampingnya lagi.

Dia memilih wanita itu, yang baru saja dia kenal.
wanita itu memang lebih menarik daripada aku.
wanita itu bisa merebut hatinya dariku.
wanita itu membuat dia meninggalkanku.

Akhirnya? dia meninggalkanku.
dia meninggalkan seribu kenangan yang telah kami buat,
dia tidak ingat bahwa aku adalah orang yang selalu mencintainya, dan selalu ada untuknya.
aku membawanya ke tingkat yang lebih tinggi?
aku orangnya. bukan wanita itu.
aku yang selalu mendukung apapun yang akan dia lakukan.aku.
aku adalah wanita yang mendampingimu menjadi laki-laki hebat seperti sekarang ini.
bukan wnaita itu,mengertilah..

apa yang aku dapat selama ini?
aku hanya mendapatkan sakit, pedih, dan penderitan.
aku tidak dapat menahan tangisku.
Dua sungai meluap dan mengalir ke bawah.
hatiku seperti ditusuk besi panas.
aku tidak bisa marah, itu hakmu.

sekarang aku hanya bisa melihat kalian,berjalan berdua dan bergandengan.
tanpa kalian sadari, aku adalah orang yang kalian paling sakiti, sangat sakit.
apa dayalah aku, aku hanya bisa tersenyum untuk menutupi kesedihanku.
tapi kalian harus ingat satu hal,
"Kesakitanku ini akan digantikan dan akan dirasakan oleh kalian.
Aku tidak bisa membalas semuaapa yang kalian lakukan kepadaku,
aku menyerahkan tugas ini kepada-Nya."
Suatu saat nanti, sampai kapanpun kesakitan ini selalu aku ingat, walaupun otakku amnesia,tapi..satu hal ini. selalu teringat.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar